SMK Wahidin Cirebon Awali Pesantren Ramadhan di Al-Bahjah
- account_circle Priyanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIREBON – Selasa (24/2/2026), siswa SMK Wahidin jalani Pesantren Ramadhan guna menyerap ilmu tentang adab dan karya digital bersama Buya Yahya dan Asatidz Al-Bahjah.
Ratusan siswa kelas XI secara resmi memulai rangkaian kegiatan pembinaan spiritual yang dijadwalkan berlangsung hingga 26 Februari mendatang.
Kehadiran para pelajar ini turut didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMK Wahidin, menandai sinergi yang kuat dalam upaya membangun karakter generasi muda di bulan suci.
Dalam sesi pembekalan yang berlangsung khidmat, Buya Yahya menitikberatkan pesannya pada fondasi utama kehidupan, yakni adab kepada orang tua.
Beliau mengingatkan para pelajar bahwa bakti dan rasa hormat harus tetap dijaga secara tulus meski tidak sedang bertatap muka.
Menjaga etika saat berkomunikasi melalui telepon menjadi salah satu contoh nyata yang ditekankan, karena kebahagiaan sejati seorang anak sangat bergantung pada ridha dan baktinya kepada ayah dan ibu.
Lebih dari sekadar nasihat spiritual, para peserta didorong untuk menjadi generasi melek digital yang produktif.
Daripada sekadar menjadi penikmat arus informasi, pelajar diajak menciptakan karya positif yang membawa manfaat luas, baik berupa konten edukatif, karya tulis, maupun lagu.
Sejalan dengan semangat ini, Buya Yahya secara terbuka menyambut lulusan SMK Wahidin yang ingin mengembangkan potensinya dan berjuang bersama di lingkungan Al-Bahjah sesuai dengan keahlian mereka masing-masing.
Selama tiga hari ke depan, para peserta akan mendalami materi agama yang aplikatif. Ustadz Muhammad Rosyad, S.Pd. membimbing materi fiqih praktis, sementara Ustadz Jumu’atul Khoir, B.Sc. fokus pada perbaikan bacaan Al-Qur’an melalui tahsin Al-Fatihah.
Selain itu, Ustadz Miftahul Arifin, B.Sc. turut memberikan pendalaman mengenai akidah dan etika.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Al-Bahjah dalam melahirkan generasi yang seimbang antara kematangan spiritual dan keunggulan profesional.
Sebagai institusi yang terus bertransformasi, Al-Bahjah membuka ruang kolaborasi yang luas bagi talenta-talenta muda berbakat.
Sejalan dengan pesan Buya Yahya, Al-Bahjah mengundang para siswa yang memiliki integritas dan keahlian khusus untuk bergabung dalam barisan perjuangan dakwah setelah lulus nanti.
Melalui berbagai proyek strategis dan pengembangan ekosistem digital yang tengah berkembang di lingkungan pesantren, kami percaya bahwa setiap keahlian baik di bidang teknologi, media, maupun pendidikan dapat menjadi wasilah kebaikan yang berkesinambungan bagi masyarakat.






- Penulis: Priyanto
- Editor: M. Khoiruzzadittaqwa


Saat ini belum ada komentar