informasi
light_mode
Trending
Beranda » Galeri Kegiatan » Ponpes Al-Bahjah Terima Kunjungan Habib Muhammad Al-Habsyi, Dzurriyah Pengarang Maulid Simtudduror

Ponpes Al-Bahjah Terima Kunjungan Habib Muhammad Al-Habsyi, Dzurriyah Pengarang Maulid Simtudduror

  • account_circle Redaksi Media
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cirebon-Pesantren Al-Bahjah menerima kunjungan kehormatan dari Habib Muhammad Al-Habsyi, dzurriyah dari Al-Habib Ali Al-Habsyi, ulama besar pengarang Maulid Simtudduror, pada Sabtu pukul 18.00 WIB. Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat sekaligus khidmat.

Sesampainya di area pesantren, Habib Muhammad Al-Habsyi disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Al-Bahjah, Buya Yahya, yang kemudian memimpin pertemuan silaturahmi di lingkungan pesantren. Pertemuan ini menjadi ruang kehormatan bagi pesantren untuk menyambut dzurriyyah ulama besar yang karyanya dibaca dan diajarkan secara luas di berbagai majelis ilmu dan Maulid di seluruh dunia Islam.

Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Al-Habsyi menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya melestarikan tradisi keilmuan, menjaga adab dalam berguru, serta menumbuhkan mahabbah (kecintaan) kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam melalui majelis-majelis Maulid dan pembacaan Simtudduror.

Beliau menekankan bahwa akhlak Nabi adalah pondasi utama dalam pembinaan para santri.

“Generasi berilmu harus lahir dari akhlak yang lurus, cinta kepada Rasulullah, dan komitmen pada tradisi keilmuan yang bersambung kepada para ulama,” pesan beliau dalam tausiyah tersebut.

Pihak Ponpes Al-Bahjah menilai kehadiran Habib Muhammad Al-Habsyi sebagai momentum penting mempererat silaturahmi antara pesantren dengan para dzurriyah habaib, sekaligus peneguhan komitmen pesantren dalam merawat tradisi keagamaan yang bermanhaj, moderat, bersanad, dan berorientasi pada pembinaan akhlak.

Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah, yang diikuti dengan penuh antusias oleh para santri. Kehadiran beliau meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi santri yang menjadikan Simtudduror sebagai bagian dari amaliah harian dan kegiatan Maulid pesantren.

  • Penulis: Redaksi Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less