informasi
light_mode
Trending
Beranda » Galeri Kegiatan » DPS Al-Bahjah Hadiri Muntada Sanawi IV: Konsolidasi Pengelolaan Zakat Nasional di Jakarta

DPS Al-Bahjah Hadiri Muntada Sanawi IV: Konsolidasi Pengelolaan Zakat Nasional di Jakarta

  • account_circle Yayasan Al-Bahjah
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 18-19 Rabiul Akhir 1446 H (1-2 November 2024 M) – Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari LAZ Al-Bahjah, yang diwakili oleh Ust. Muhamad Saechu, Ust. Muhammad Anwar, dan Ust. Imam Abdullah, turut hadir dalam gelaran Muntada Sanawi DPS LAZNAS IV yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Acara yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya ini menjadi wadah strategis bagi DPS dari seluruh Indonesia untuk berkumpul, berdiskusi, dan memperkuat komitmen dalam pengelolaan zakat nasional yang sesuai prinsip syariah.

Acara dimulai dengan penuh khidmat pada Jumat siang, dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Sambutan dari Ketua MUI Bidang Fatwa, KH. Anwar Iskandar, serta Ketua Umum MUI, Prof. Dr. H. M. Asrorun Niam Sholeh, MA, menekankan pentingnya peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Pada sesi pertama, para peserta mendalami materi Kebijakan Tata Kelola Perzakatan Nasional dan Isu-isu Terkini. Dirjen Bimas Islam dari Kementerian Agama RI dan Ketua BAZNAS RI memaparkan kebijakan terbaru mengenai regulasi zakat di Indonesia, yang semakin relevan dengan dinamika ekonomi nasional. Hal ini diikuti dengan sesi tentang Fatwa-fatwa MUI Terkini Terkait Zakat, yang dipandu oleh KH. Abdul Muiz Ali dan menghadirkan Miftahul Huda, Lc. Sesi ini membahas aspek hukum dan etika penyaluran dana zakat, infaq, dan sedekah sesuai syariat, membantu DPS untuk lebih tegas dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya.

Sesi berikutnya mengundang Dr. Hj. Erni Juliana Al Hasanah untuk memimpin pelatihan Akuntansi Zakat dan Tata Cara Membuat Opini Syariah DPS LAZ. Pelatihan ini bertujuan memperkuat aspek transparansi dalam pengelolaan dana umat, termasuk pencatatan yang akurat dan pembentukan opini syariah. Dr. Erni menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan zakat, sehingga DPS dapat lebih maksimal dalam menjalankan amanah.

Pada hari kedua, sesi inovasi menghadirkan Dr. H. Umar Al Haddad, M.A., yang memoderasi diskusi tentang Inovasi Pengelolaan Zakat dari berbagai pengalaman LAZ. Para pimpinan LAZ berbagi strategi inovatif yang berhasil diterapkan untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan dan penyaluran zakat, terutama di era digital. Sesi ini memberikan wawasan baru bagi peserta dalam merespon tantangan-tantangan terkini.

Sebagai penutup, Prof. Dr. H. Abdurrahman Dahlan, M.A., mengundang para peserta untuk berdiskusi secara intensif dalam Brainstorming Masalah Kontemporer dalam Pengelolaan Zakat. Sesi ini membahas berbagai tantangan modern, termasuk dampak teknologi dan perubahan sosial terhadap cara penyaluran zakat. Para peserta berbagi pandangan dan ide segar untuk memastikan zakat tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran DPS Al-Bahjah di Muntada Sanawi IV menunjukkan komitmen mereka terhadap kualitas pengelolaan zakat yang syariah-compliant dan bermanfaat bagi umat. Ust. Muhamad Saechu, perwakilan DPS Al-Bahjah, menyatakan, “Diskusi yang kami ikuti sangat membantu kami dalam memahami aspek syariah secara mendalam, beserta implementasi teknisnya. Kami siap membawa ilmu ini untuk diterapkan di Al-Bahjah demi kemaslahatan masyarakat.”

Muntada Sanawi IV menegaskan pentingnya sinergi dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, membuka peluang besar bagi DPS di seluruh Indonesia untuk semakin memperkuat tata kelola zakat nasional yang transparan, akuntabel, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.

  • Penulis: Yayasan Al-Bahjah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PROGRAM MUTAKHOSSIS DAN KHORIJI AL-BAHJAH TAHUN AJARAN 1445-1446 H / 2024-2025 M . Santri Mutakhossis adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untuk Putra dan Putri dengan jenjang usia 13-15 tahun. Santri Khoriji adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untukPutra dan Putri dengan jenjang usia 16 tahun ke atas. Waktu Belajar Setiap malam kecuali malam Jum’at. Mulai Pukul 18:30 sd 20:30 WIB Materi Pembelajaran 1. Akhlaq 2. Aqidah 3. Fiqih 4. Siroh Nabi 5. Al-Qur’an (Metode Tashili) Kegiatan 1. Pembiasaan Mabit 2. Hadroh 3. Safari Maulid 4. Majelis Dzikir dan Tausyiah 5. Khidmah 6. Riyadhoh 7. Rihlah Tempat Belajar : LPD Al-Bahjah Pusat Cirebon Syarat Pendaftaran 1. Mendapat Izin dari Orang tua 2. Mengisi Formulir Pendaftaran 3. FC Kartu Keluarga 4. FC KTP Orangtua 5. FC KTP Peserta (jika ada) 6. Foto 3×4 2 lembar (terbaru) • Background Biru (perempuan) • Background Merah (laki-laki) Waktu Pendaftaran 24 Dzulijjah 1445 – 24 Muharram 1446 / 1 – 31 Juli 2024  Alur Pendaftaran : […]

  • Manasik Akbar Munajat Kubro: Pengalaman Spiritual Tak Terlupakan Bersama Buya Yahya dan Umi Fairuz

    Manasik Akbar Munajat Kubro: Pengalaman Spiritual Tak Terlupakan Bersama Buya Yahya dan Umi Fairuz

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Cirebon, 05 Oktober 2024 M – Suasana haru dan khusyuk menyelimuti pelaksanaan Manasik Akbar Munajat Kubro yang digelar oleh Al-Bahjah Tour And Travel. Acara yang dihadiri oleh ratusan jemaah ini menjadi momen istimewa untuk memperkuat tali silaturahmi dan memperdalam ilmu untuk pelaksanaan ibadah Umroh. Kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dirasakan oleh para […]

  • Kajian Pejuang Al-Bahjah: Meningkatkan Semangat Dalam Berkhidmat

    Kajian Pejuang Al-Bahjah: Meningkatkan Semangat Dalam Berkhidmat

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Cirebon, 24 Dzulhijjah 1445 H/1 Juli 2024 M – Alhamdulillah di tengah kesibukan mengabdikan diri di LPD Al-Bahjah , para pejuang Al Bahjah, seperti ustadz, ustadzah, pengurus, dan relawan, perlu mendapatkan asupan ilmu, nasihat dari guru kita tercinta Buya Yahya agar senantiasa semangat dalam menjalankan tugas mulianya di Al-Bahjah. Oleh karena itu, Yayasan Al-Bahjah dari Divisi […]

  • Pembukaan Penerimaan Santri BaruProgram Tahfidz & Tafaqqquh Al-BahjahGelombang 2Tahun Ajaran 1447–1448 H/2026–2027 M

    Pembukaan Penerimaan Santri BaruProgram Tahfidz & Tafaqqquh Al-BahjahGelombang 2Tahun Ajaran 1447–1448 H/2026–2027 M

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Redaksi Media
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah kembali membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) Gelombang 2 untuk Program Tahfidz dan Tafaqqquh Tahun Ajaran 1447-1448 H/2026-2027 M. Program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menyiapkan generasi berakhlak karimah, kuat dalam ilmu agama, serta memiliki pondasi karakter yang kokoh melalui pendidikan berbasis pesantren. Gelombang kedua ini resmi dibuka mulai […]

  • Tema Hari Santri 2025 Mengiringi Kemerdekaan RI ke-80

    Hari Santri 2025: Mengawal Merdeka, Menjaga Adab

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 595
    • 0Komentar

    80 tahun merdeka, tapi sudahkah jiwa kita merdeka dari benci, sombong, dan hilangnya adab yang dulu dijaga para santri?

  • Kemuliaan Masjidil Haram | Buya Yahya

    Kemuliaan Masjidil Haram | Buya Yahya

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pengantar: Masjidil Haram dalam Perspektif Islam Masjidil Haram, yang terletak di Makkah, Arab Saudi, merupakan tempat suci pertama yang didirikan untuk ibadah manusia. Dalam pandangan Islam, keberadaannya memiliki makna teologis yang mendalam. Masjid ini disebutkan secara langsung di dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surat Al-Baqarah ayat 144, sebagai kiblat umat Muslim. Masjidil Haram menjadi pusat […]

expand_less