informasi
light_mode
Trending
Beranda » Galeri Kegiatan » 10 Sektor Strategis Lulusan Santri Al Bahjah: Peluang dari Menteri ATR/BPN

10 Sektor Strategis Lulusan Santri Al Bahjah: Peluang dari Menteri ATR/BPN

  • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON – Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memotivasi santri SMAIQu Al-Bahjah Cirebon, Sabtu (18/4), untuk mengisi posisi strategis negara. Mengutip dari atrbpn.go.id, santri kini didorong kuasai STEM.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa lulusan pesantren tidak lagi hanya diproyeksikan sebagai tokoh agama, tetapi juga sebagai motor penggerak kebijakan nasional.

Di hadapan pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah Al-Bahjah, Buya Yahya, Menteri Nusron menegaskan pentingnya regenerasi teknokrat dari kalangan santri.

Mengenal ‘Hikmatal Hukama’: Kader Pelaksana Kebijakan

Dalam kunjungannya, Menteri Nusron memperkenalkan istilah baru yang menarik perhatian: Hikmatal Hukama.

Jika selama ini pesantren fokus mencetak kader ulama, kini saatnya Al-Bahjah juga melahirkan kader pelaksana kebijakan.

“Kalau ingin berkontribusi bagi bangsa dan negara, selain dikader sebagai ulama, Adik-Adik sekalian bisa jadi hikmatal hukama atau kader pelaksana kebijakan,” ujar Menteri Nusron.

Peran ini mencakup posisi strategis di pemerintahan, baik sebagai teknokrat maupun birokrat yang membantu pengambilan keputusan penting di berbagai sektor vital.

10 Sektor Peluang Emas bagi Santri Masa Depan

Bagi Anda para santri dan wali santri, catat daftar ini. Menteri Nusron memaparkan setidaknya 10 sektor penting yang membutuhkan sentuhan “santri teknokrat”:

  1. Pertahanan & Keamanan: Menjaga kedaulatan dengan integritas tinggi.
  2. Hukum: Mewujudkan keadilan yang berlandaskan moralitas.
  3. Keuangan: Mengelola ekonomi negara dengan prinsip transparansi.
  4. Pangan: Menjadi ahli teknologi pangan demi swasembada.
  5. Energi: Menguasai sumber daya untuk kemandirian nasional.
  6. Telekomunikasi: Menavigasi arus informasi di era digital.
  7. Kesehatan: Berkontribusi pada sistem medis dan kesejahteraan publik.
  8. Logistik: Mengatur distribusi kebutuhan nasional secara efisien.
  9. Manufaktur: Memajukan industri dalam negeri melalui engineering.
  10. Pendidikan & Pelatihan: Melahirkan generasi penerus yang unggul.
  11. STEM: Senjata Utama Santri di Kancah Global.

Mengapa santri harus menguasai STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)?

Menteri Nusron memberikan perspektif menarik dengan mencontohkan ketahanan negara Iran.

Meskipun ditekan secara global, Iran tetap bertahan karena tiga hal:

  • Swasembada Pangan
  • Swasembada Energi
  • Teknologi yang Kuat

“Karena itu, saya mendorong santri untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di bidang strategis seperti teknologi pangan, energi, hingga geologi,” tambahnya.

Penguasaan sektor-sektor ini dinilai sebagai kunci utama mewujudkan kemandirian bangsa Indonesia.

Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Santri Sebagai Kunci

Pesan penutup Menteri Nusron menjadi pengingat penting bagi generasi muda.

Masa depan Indonesia saat memasuki usia 100 tahun (Indonesia Emas 2045) berada di tangan mereka yang saat ini masih duduk di bangku sekolah, termasuk para santri SMAIQu Al-Bahjah.

“Jangan ragu, negara ini membutuhkan para santri. Pemuda hari ini adalah pemimpin pada masa yang akan datang.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa kombinasi antara akhlak pesantren dan keahlian teknologi adalah formula terbaik untuk memimpin Indonesia menuju pelayanan kelas dunia.

Penulis

Admin & Writer, specializing in web journalism, fullstack digital marketing, branding strategy, and Islamic educational content. More: https://kontak.link/muhzadit

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZ Al Bahjah peduli palestina

    Peduli Palestina, LAZ Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M melalui BAZNAS RI

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat di negeri itu. Penyaluran infak kemanusiaan untuk Palestina diserahkan langsung oleh Ketua Umum Al-Bahjah, Bambang Siswanto S.T kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM di Gedung […]

  • Pemaparan jalur beasiswa BUD dan strategi SNBP oleh Wakil Rektor IPB kepada pengurus Yayasan Al-Bahjah photo_camera 4

    Peluang Santri Masuk IPB, Al-Bahjah Bahas Jalur SNBP, SNBT, dan BUD

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Al-Bahjah dan IPB University buka peluang besar bagi santri tembus PTN lewat jalur SNBP, SNBT, dan Beasiswa BUD. Simak strategi dan prodi pilihannya di sini.

  • Menuju Bulan Penuh Cinta

    Menuju Bulan Penuh Cinta

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Tidak terasa sebentar lagi kita menyambut hari lahirnya Nabi yang paling mulia di seluruh alam semesta. Semoga dengan setitik cinta yang kita punya menjadi modal untuk meneladani akhlak mulianya dan mengamalkan sunnah-sunnahnya. Mari siapkan cinta dan rindu di hati, untuk bersholawat bersama dan mempererat ukhuwah di acara “Maulid dan Silaturahim Akbar 1446 H SATU HATI […]

  • SUBDIVISI TAFAQQUH AL-BAHJAH LAKUKAN KUNJUNGAN KE PONDOK PESANTREN DARULLUGHAH WADDA’WAH

    SUBDIVISI TAFAQQUH AL-BAHJAH LAKUKAN KUNJUNGAN KE PONDOK PESANTREN DARULLUGHAH WADDA’WAH

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Bangil, Jawa Timur – Dalam rangka meningkatkan kualitaspendidikan dan pengelolaan kelembagaan, Qism TarbiyahSubdivisi Tafaqquh Al-Bahjah melaksanakan kunjungan kePondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Bangil, Pasuruan, pada Jumat, 10 Rajab 1446 H (10 Januari 2025). Kegiatan inibertujuan untuk mempelajari sistem manajemen pendidikan, kurikulum, serta program-program unggulan yang diterapkan di pesantren tersebut. Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah dikenal luas sebagailembaga pendidikan […]

  • Buya Yahya Sambut Hangat Tamu Istimewa Habib Hamid Putra Mahkota Habib Umar Bin Hafidz 

    Buya Yahya Sambut Hangat Tamu Istimewa Habib Hamid Putra Mahkota Habib Umar Bin Hafidz 

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Cirebon 30 Muharrom 1446 H/05 Agustus 2024 M-  Dalam suasana penuh keakraban, Pondok Pesantren Al Bahjah kembali menjadi saksi pertemuan istimewa. Dalam sebuah pertemuan yang penuh makna, ulama kharismatik Indonesia, Buya Yahya, menyambut hangat kedatangan tamu istimewa yaitu Habib Hamid Putra Mahkota Habib Umar bin Hafidz.  Pertemuan yang berlangsung di LPD Al-Bahjah, Cirebon ini menjadi momen […]

  • Ngobrol Santai Insfre: Pendidikan Sebagai Pilar Demokrasi yang Kuat

    Ngobrol Santai Insfre: Pendidikan Sebagai Pilar Demokrasi yang Kuat

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Pada Ahad, 29 September 2024, Insfre Indonesia, sebuah lembaga non-profit yang fokus pada good governance dan social welfare, mengadakan diskusi bertajuk “Ngobrol Santai Demokrasi dan Hukum” dengan tema menarik, yaitu Demokrasi dan Pendidikan. Acara yang digelar secara virtual melalui Zoom ini menghadirkan Carnawi, S.Pd., Gr., M.Pd., seorang pengamat pendidikan dan dosen Prodi Manajemen Pendidikan Islam […]

expand_less