informasi
light_mode
Trending
Beranda » Al-Bahjah TV » Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

  • account_circle Lazuardi Ferara
  • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
  • visibility 1.324
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya – Dalam ceramah yang penuh hikmah, Buya Yahya mengingatkan kita tentang dosa besar yang perlu dihindari saat memilih seorang pemimpin. Penunjukan pemimpin bukan hanya masalah dunia semata, tetapi juga menyangkut amanah dan keadilan. Berikut adalah penjelasan dan panduan yang disampaikan oleh Buya Yahya.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

1. Hindari Memilih Pemimpin karena Kepentingan Dunia

Buya Yahya menegaskan bahwa memilih pemimpin semata-mata karena kepentingan dunia, seperti mendukung bisnis atau proyek pribadi, adalah dosa besar.Bahkan jika misalnya pemilik pondok ataupun ustad, memilih pemimpin hanya karena dijanjikan untuk dibantu dibangunkan mesjid atau pondoknya padahal kita tau bahwa pemimpin tersebut tidak baik, maka kita berdosa besar. Pemimpin seharusnya dipilih berdasarkan kualitas kepemimpinan, integritas, dan keadilan, bukan semata karena janji dukungan bisnis yang diberikan oleh calon pemimpin.

2. Pemilihan Pemimpin Harus Berdasarkan Kepantasan

Buya Yahya memberikan nasihat bahwa pemilihan pemimpin harus didasarkan pada kepantasan dan kesesuaian dengan tugas kepemimpinan. Tidak pantas jika seseorang dipilih hanya karena janji untuk mendukung proyek pondok atau masjid, tetapi tidak memiliki kualifikasi atau integritas yang diperlukan untuk memimpin dengan adil.

3. Berbeda Pilihan, Tapi Tanpa Dosa di Hadapan Allah

Buya Yahya menyampaikan bahwa jika terjadi perbedaan pilihan dalam memilih pemimpin antara sesama umat, hal tersebut bukanlah dosa di hadapan Allah. Perbedaan ijtihad dan keyakinan antarindividu dalam menilai kualitas calon pemimpin diperbolehkan. Yang terpenting adalah niat yang tulus karena Allah.Berbeda pilihan boleh boleh saja, asalkan dalam memilih pemimpin didasari oleh pertimbangan dan pemikiran yang matang dan kita yakini bahwa calon pemimpin tersebut adalah bagus, ingat yang penting memilih pemimpin bukan karena kepentingan pribadi.

Kesimpulan

Dalam penutupannya, Buya Yahya menekankan pentingnya memilih pemimpin dengan penuh pertimbangan, integritas, dan kesadaran akan tanggung jawab agama. Memilih pemimpin yang benar-benar pantas dan berkomitmen untuk keadilan adalah langkah yang tidak hanya mendukung kepentingan dunia, tetapi juga mendapat ridha Allah. Sebagai umat, kita diminta untuk berijtihad dengan hati yang tulus agar pemimpin yang dipilih mampu memberikan manfaat dan keadilan bagi masyarakat.

  • Penulis: Lazuardi Ferara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pendidikan anak tahfidz pondok pesantren sekolah formal albahjah

    4 Tips Memilih Pendidikan Anak: Tahfidz atau Sekolah?

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 1.523
    • 0Komentar

    Memilih pendidikan anak yang tepat sering bingung: fokus tahfidz / khusus syariah / sekolah formal? Jalur agama / akademik? Berikut tipsnya, Ayah Bunda.

  • Al-Bahjah Distribusikan Paket Peduli Palestina, Disambut Hangat di Gaza

    Al-Bahjah Distribusikan Paket Peduli Palestina, Disambut Hangat di Gaza

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 815
    • 0Komentar

    DARI KITA UNTUK PALESSTINA-Alhamdulillah pada hari Selasa 15 Ramadan 1445 H Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah telah melaksanakan pendistribusian sejumlah Rp. 150.000,000. Donasi tersebut didistribusikan dalam bentuk paket pangan dengan jumlah penerima manfaat 200 keluarga di wilayah Rafa-Gaza Strip. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari masyarakat Indonesia yang dihimpun oleh LAZ Al-Bahjah melalui program “Peduli […]

  • laporan berita perpulangan santri 1447 H 3:15 Play Button photo_camera 3

    Mudik Santri Al Bahjah di 2026: Pesan Buya Yahya hingga Manajemen

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    Mudik Akbar 1.200 Santri Al-Bahjah: Simak jadwal resmi, pesan cinta Buya Yahya, & orkestrasi manajemen profesional kepulangan Idul Fitri 1447 H.

  • Qurban 2025, Qubi, Qurban Berkah Indonesia, Keunggulan Qubi, Tempat Qurban Terpercaya, Qurban Bersama Buya Yahya, Qurban Amanah, Lembaga Qurban Resmi

    Kenapa Harus Qurban di Qubi? Ini 5 Keunggulan Qurban Berkah Indonesia

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Masih bingung memilih tempat berqurban tahun ini? Berikut 5 alasan kenapa Qubi (Qurban Berkah Indonesia) adalah pilihan terbaik: Qurban bukan sekadar ibadah tahunan, tapi juga bentuk kepedulian sosial. Yuk, berqurban bersama Qubi (Qurban Berkah Indonesia)! Mari Berpartipasi Dalam Program QUBI (Qurban Berkah Indonesia)

  • Selangkah Lebih Dekat dengan Pondok, Tafaqquh Kembali Gelar Seleksi Mabit Santri Baru

    Selangkah Lebih Dekat dengan Pondok, Tafaqquh Kembali Gelar Seleksi Mabit Santri Baru

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Media
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Cirebon-Pondok Pesantren Al-Bahjah telah sukses melaksanakan proses seleksi Penerimaan Santri Baru (PSB) Tafaqqquh tahun ajaran 1447–1448 H/2026–2027 M. Program Tafaqquh Al-Bahjah merupakan program pendidikan dengan sistem muqim (menetap) untuk santri putra dan putri, yang fokus pada pendalaman ilmu agama, seperti bahasa Arab, Fiqih, Aqidah, dan Akhlak. Peserta yang mengikuti seleksi mabit kali ini berjumlah 21 orang. 16 […]

  • Merayakan Awal Tahun Hijriah dengan Penuh Keindahan

    Merayakan Awal Tahun Hijriah dengan Penuh Keindahan

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Memasuki awal tahun Hijriah, umat Muslim dianjurkan untuk menyambut bulan Muharram dengan penuh kekhusyukan dan kebahagiaan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah diperbolehkan bagi pasangan suami istri untuk melakukan hubungan intim pada tanggal 1 Muharram. Dalam video ini, Buya Yahya memberikan penjelasan yang sangat jelas dan bijaksana mengenai hal ini. Bolehkah Berhubungan Intim […]

expand_less