informasi
light_mode
Trending
Beranda » Al-Bahjah TV » Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

  • account_circle Lazuardi Ferara
  • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
  • visibility 1.351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya – Dalam ceramah yang penuh hikmah, Buya Yahya mengingatkan kita tentang dosa besar yang perlu dihindari saat memilih seorang pemimpin. Penunjukan pemimpin bukan hanya masalah dunia semata, tetapi juga menyangkut amanah dan keadilan. Berikut adalah penjelasan dan panduan yang disampaikan oleh Buya Yahya.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

1. Hindari Memilih Pemimpin karena Kepentingan Dunia

Buya Yahya menegaskan bahwa memilih pemimpin semata-mata karena kepentingan dunia, seperti mendukung bisnis atau proyek pribadi, adalah dosa besar.Bahkan jika misalnya pemilik pondok ataupun ustad, memilih pemimpin hanya karena dijanjikan untuk dibantu dibangunkan mesjid atau pondoknya padahal kita tau bahwa pemimpin tersebut tidak baik, maka kita berdosa besar. Pemimpin seharusnya dipilih berdasarkan kualitas kepemimpinan, integritas, dan keadilan, bukan semata karena janji dukungan bisnis yang diberikan oleh calon pemimpin.

2. Pemilihan Pemimpin Harus Berdasarkan Kepantasan

Buya Yahya memberikan nasihat bahwa pemilihan pemimpin harus didasarkan pada kepantasan dan kesesuaian dengan tugas kepemimpinan. Tidak pantas jika seseorang dipilih hanya karena janji untuk mendukung proyek pondok atau masjid, tetapi tidak memiliki kualifikasi atau integritas yang diperlukan untuk memimpin dengan adil.

3. Berbeda Pilihan, Tapi Tanpa Dosa di Hadapan Allah

Buya Yahya menyampaikan bahwa jika terjadi perbedaan pilihan dalam memilih pemimpin antara sesama umat, hal tersebut bukanlah dosa di hadapan Allah. Perbedaan ijtihad dan keyakinan antarindividu dalam menilai kualitas calon pemimpin diperbolehkan. Yang terpenting adalah niat yang tulus karena Allah.Berbeda pilihan boleh boleh saja, asalkan dalam memilih pemimpin didasari oleh pertimbangan dan pemikiran yang matang dan kita yakini bahwa calon pemimpin tersebut adalah bagus, ingat yang penting memilih pemimpin bukan karena kepentingan pribadi.

Kesimpulan

Dalam penutupannya, Buya Yahya menekankan pentingnya memilih pemimpin dengan penuh pertimbangan, integritas, dan kesadaran akan tanggung jawab agama. Memilih pemimpin yang benar-benar pantas dan berkomitmen untuk keadilan adalah langkah yang tidak hanya mendukung kepentingan dunia, tetapi juga mendapat ridha Allah. Sebagai umat, kita diminta untuk berijtihad dengan hati yang tulus agar pemimpin yang dipilih mampu memberikan manfaat dan keadilan bagi masyarakat.

  • Penulis: Lazuardi Ferara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Finding Peace and Tranquility in the Face of Adversity: Lessons from Buya Yahya

    Finding Peace and Tranquility in the Face of Adversity: Lessons from Buya Yahya

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 638
    • 0Komentar

    In Buya Yahya’s teaching, true peace comes from becoming a mukhbitiN—humble, patient souls who endure mistreatment by surrendering their grievances to Allah and trusting that He will administer the ultimate justice. They respond to injustice not with retaliation but with calm, forgiveness, and steadfast faith, finding strength in letting go and seeking to understand others. […]

  • Langkah Strategis Al-Bahjah Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren

    Langkah Strategis Al-Bahjah Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Media
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Cirebon-Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Muallimin Ulya Al-Bahjah Sumber, Cirebon kembali menjalani salah satu agenda penting dalam peningkatan mutu pendidikan, yaitu Visitasi Asesmen oleh Tim Asesor Majelis Masyayikh. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni hari Rabu–Kamis, 29–30 Jumadil Awal 1447 H/19–20 November 2025. Asesmen ini merupakan bagian dari proses penilaian mutu pendidikan sekaligus verifikasi pelaksanaan standar […]

  • buya yahya albahjah photo_camera 3

    Ramadan di Cirebon 1: Buya Yahya & Ustadz Hegar Perkuat Bahasa Arab & Inggris

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Priyanto
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Suasana pagi di Aula Utama Al-Bahjah Cabang Cirebon 1 pada Sabtu, 4 Ramadan 1447 H (21 Februari 2026), terasa begitu hangat bersama Buya Yahya yang menguatkan penggunaan 2 bahasa.

  • SMPIQU Al-Bahjah Pusat Rayakan Syukuran Khataman Kenaikan Juz Santri

    SMPIQU Al-Bahjah Pusat Rayakan Syukuran Khataman Kenaikan Juz Santri

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Cirebon, 19 Mei 2024 – SMPIQU Al Bahjah Pusat menggelar acara Tasyakuran Khataman Kenaikan Juz Santri Angkatan VII,VIII, & IX dengan penuh khidmat dan kebahagiaan. Acara ini diadakan pada hari Ahad, 19 Mei 2024, di halaman Al Bahjah Pusat. Tasyakuran ini merupakan momen istimewa bagi para santri, orang tua, dan seluruh civitas SMPIQU Al-Bahjah Pusat. […]

  • OPEN RECRUITMENT PEJUANG MEDIA DAKWAH MAJELIS AL-BAHJAH TANGERANG

    OPEN RECRUITMENT PEJUANG MEDIA DAKWAH MAJELIS AL-BAHJAH TANGERANG

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 507
    • 0Komentar

    – Muslim 18 – 35 tahun – Bersedia menjakankan tugas liputan setiap       jadwal rutinan Majelis Al Bahjah Tangerang – Memiliki niat dan minat dalam dakwah – Mampu mengoperasikan Software Vmix –  Mahir dalam desain grafis ( Photoshop,  Ilustrator, Corel, dll ) – Memiliki Kemampuan editing vidio / motion grafis ( Poin Plus ) – Bersemangat, berdedikasi, […]

  • nasihat perpulangan santri oleh buya yahya

    Libur Lebaran Tiba, Ini “Pesan Cinta” Buya Yahya: Rahasia Akhlak Santri

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 3.505
    • 0Komentar

    Libur Lebaran 1447 H sudah di depan mata! Sebelum santri kembali ke pelukan Ayah dan Bunda, Buya Yahya menitipkan “Pesan Cinta” yang sangat mendalam.

expand_less