informasi
light_mode
Trending
Beranda » Al-Bahjah TV » Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

  • account_circle Lazuardi Ferara
  • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
  • visibility 1.048
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya – Dalam ceramah yang penuh hikmah, Buya Yahya mengingatkan kita tentang dosa besar yang perlu dihindari saat memilih seorang pemimpin. Penunjukan pemimpin bukan hanya masalah dunia semata, tetapi juga menyangkut amanah dan keadilan. Berikut adalah penjelasan dan panduan yang disampaikan oleh Buya Yahya.

Dosa yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin | Buya Yahya

1. Hindari Memilih Pemimpin karena Kepentingan Dunia

Buya Yahya menegaskan bahwa memilih pemimpin semata-mata karena kepentingan dunia, seperti mendukung bisnis atau proyek pribadi, adalah dosa besar.Bahkan jika misalnya pemilik pondok ataupun ustad, memilih pemimpin hanya karena dijanjikan untuk dibantu dibangunkan mesjid atau pondoknya padahal kita tau bahwa pemimpin tersebut tidak baik, maka kita berdosa besar. Pemimpin seharusnya dipilih berdasarkan kualitas kepemimpinan, integritas, dan keadilan, bukan semata karena janji dukungan bisnis yang diberikan oleh calon pemimpin.

2. Pemilihan Pemimpin Harus Berdasarkan Kepantasan

Buya Yahya memberikan nasihat bahwa pemilihan pemimpin harus didasarkan pada kepantasan dan kesesuaian dengan tugas kepemimpinan. Tidak pantas jika seseorang dipilih hanya karena janji untuk mendukung proyek pondok atau masjid, tetapi tidak memiliki kualifikasi atau integritas yang diperlukan untuk memimpin dengan adil.

3. Berbeda Pilihan, Tapi Tanpa Dosa di Hadapan Allah

Buya Yahya menyampaikan bahwa jika terjadi perbedaan pilihan dalam memilih pemimpin antara sesama umat, hal tersebut bukanlah dosa di hadapan Allah. Perbedaan ijtihad dan keyakinan antarindividu dalam menilai kualitas calon pemimpin diperbolehkan. Yang terpenting adalah niat yang tulus karena Allah.Berbeda pilihan boleh boleh saja, asalkan dalam memilih pemimpin didasari oleh pertimbangan dan pemikiran yang matang dan kita yakini bahwa calon pemimpin tersebut adalah bagus, ingat yang penting memilih pemimpin bukan karena kepentingan pribadi.

Kesimpulan

Dalam penutupannya, Buya Yahya menekankan pentingnya memilih pemimpin dengan penuh pertimbangan, integritas, dan kesadaran akan tanggung jawab agama. Memilih pemimpin yang benar-benar pantas dan berkomitmen untuk keadilan adalah langkah yang tidak hanya mendukung kepentingan dunia, tetapi juga mendapat ridha Allah. Sebagai umat, kita diminta untuk berijtihad dengan hati yang tulus agar pemimpin yang dipilih mampu memberikan manfaat dan keadilan bagi masyarakat.

  • Penulis: Lazuardi Ferara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buya Yahya Berikan Bekal Mulia Untuk Siswa SDIQu Al-Bahjah: Siap Mengarungi Samudra Kehidupan

    Buya Yahya Berikan Bekal Mulia Untuk Siswa SDIQu Al-Bahjah: Siap Mengarungi Samudra Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Cirebon, 08 Oktober 2024 M– Dalam suasana penuh haru dan hikmat, Buya Yahya memberikan pembekalan kepada para siswa kelas akhir SDIQu Al-Bahjah Cirebon. Acara yang digelar di Gedung Maulid, LPD Al-Bahjah Cirebon ini menjadi momen berharga bagi para siswa yang akan segera melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Wajah-wajah ceria dan penuh semangat terpancar […]

  • Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PROGRAM MUTAKHOSSIS DAN KHORIJI AL-BAHJAH TAHUN AJARAN 1445-1446 H / 2024-2025 M . Santri Mutakhossis adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untuk Putra dan Putri dengan jenjang usia 13-15 tahun. Santri Khoriji adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untukPutra dan Putri dengan jenjang usia 16 tahun ke atas. Waktu Belajar Setiap malam kecuali malam Jum’at. Mulai Pukul 18:30 sd 20:30 WIB Materi Pembelajaran 1. Akhlaq 2. Aqidah 3. Fiqih 4. Siroh Nabi 5. Al-Qur’an (Metode Tashili) Kegiatan 1. Pembiasaan Mabit 2. Hadroh 3. Safari Maulid 4. Majelis Dzikir dan Tausyiah 5. Khidmah 6. Riyadhoh 7. Rihlah Tempat Belajar : LPD Al-Bahjah Pusat Cirebon Syarat Pendaftaran 1. Mendapat Izin dari Orang tua 2. Mengisi Formulir Pendaftaran 3. FC Kartu Keluarga 4. FC KTP Orangtua 5. FC KTP Peserta (jika ada) 6. Foto 3×4 2 lembar (terbaru) • Background Biru (perempuan) • Background Merah (laki-laki) Waktu Pendaftaran 24 Dzulijjah 1445 – 24 Muharram 1446 / 1 – 31 Juli 2024  Alur Pendaftaran : […]

  • Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya

    Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Lazuardi Ferara
    • visibility 1.634
    • 0Komentar

    Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya – Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya menjawab pertanyaan seorang penanya tentang hukum melakukan hubungan intim atau jimak saat bulan puasa. Pertanyaan ini menjadi penting karena bulan puasa adalah waktu suci bagi umat Islam di mana mereka diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas lainnya dari fajar […]

  • Mendidik Dengan Cinta, Al-Bahjah Bukan Sekedar Pondok Sekolah

    Al-Bahjah Peduli Masyarakat Palestina, Ribuan Liter Air Mengalir Ke Gaza

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Upaya kemanusiaan Al-Bahjah untuk membantu warga Palestina di Jalur Gaza, implementasi 9-18 Oktober terus berlanjut. Dalam beberapa bulan terakhir, telah disalurkan ribuan liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak krisis air berkepanjangan. Laz Al-Bahjah melaporkan bahwa hingga saat ini, telah berhasil menyalurkan 52.500 liter air bersih ke berbagai wilayah di Gaza. Bantuan […]

  • Rihlah Ilmiah Madrasah Ghozaliyyah Syafi’iyyah Sarang ke Al Bahjah

    Rihlah Ilmiah Madrasah Ghozaliyyah Syafi’iyyah Sarang ke Al Bahjah: Strategi Dakwah Milenial dan Pesan Hangat Buya Yahya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis, Madrasah Ghozaliyyah Syafi’iyyah (MGS) Sarang melakukan langkah strategis melalui kunjungan Rihlah Ilmiah ke Pondok Pesantren Al Bahjah, Cirebon, Kamis (5/2/2025).

  • Haflah Akhirusanah TPA & PAUD Al-BAHJAH Pusat Cirebon: Merayakan Prestasi dan Mengantar Generasi Baru

    Haflah Akhirusanah TPA & PAUD Al-BAHJAH Pusat Cirebon: Merayakan Prestasi dan Mengantar Generasi Baru

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Cirebon, 17 Dzulhijjah – TPA & PAUD Al-BAHJAH Pusat Cirebon menyelenggarakan Haflah Akhirusanah untuk para santrinya pada hari Senin, 17 Dzulhijjah 1445 H/24 Juni 2024. Acara ini diadakan di TPA & PAUD Al-BAHJAH Pusat Cirebon dan dihadiri oleh Buya Yahya, para santri, orang tua, wali murid, serta tamu undangan lainnya. Haflah Akhirusanah merupakan acara tahunan […]

expand_less