informasi
light_mode
Trending
Beranda » Galeri Kegiatan » Libur Lebaran Tiba, Ini “Pesan Cinta” Buya Yahya: Rahasia Akhlak Santri

Libur Lebaran Tiba, Ini “Pesan Cinta” Buya Yahya: Rahasia Akhlak Santri

  • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 3.711
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON – Momen kepulangan anak dari pondok pesantren sering kali menjadi saat yang paling dinanti sekaligus mendebarkan bagi setiap orang tua. Ada kerinduan yang membuncah, namun terselip satu tanya di hati: “Apakah anakku benar-benar berubah setelah belajar di sana?”

Pemandangan berbeda tampak pada perpulangan santri Al-Bahjah menjelang Idul Fitri 1447 H ini. Ribuan santri tidak hanya pulang membawa tas berisi pakaian, tetapi membawa perubahan adab yang nyata, sebuah “oleh-oleh” spiritual yang menjadi dambaan setiap ayah dan bunda.

Bukan Sekadar Libur, Tapi Pengabdian Nyata

Perubahan ini bukanlah kebetulan. Sebelum melangkah pulang pada rentang tanggal 9 – 10 Maret 2026, para santri telah dibekali dengan “Pesan Cinta” langsung dari pengasuh mereka, Buya Yahya.

Dalam nasehatnya, Buya Yahya menekankan bahwa keberhasilan seorang santri diuji saat mereka berada di rumah. Santri Al-Bahjah diajarkan untuk:

  • Menjadi yang Terdepan dalam Berbakti: Tidak ada lagi santri yang bersantai saat orang tua sibuk; mereka justru berinisiatif mencuci piring sendiri dan merapikan tempat tidur tanpa diperintah.
  • Menghadirkan Kesejukan Lisan: Menjaga kelembutan suara dan selalu menampilkan wajah ceria di hadapan orang tua adalah standar akhlak yang ditanamkan.
  • Membawa Suasana Langit ke Rumah: Tetap istiqomah menjalankan wirid dan dzikir harian pondok, bahkan mengijazahkan amalan tersebut kepada keluarga dengan cara yang sangat santun.

Pantang “Ongkang-Ongkang Kaki” di Depan Orang Tua

Pesan pertama dan paling keras yang ditekankan Buya adalah soal Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua). Buya mewanti-wanti agar tidak ada satu pun santri Al-Bahjah yang bersikap layaknya “raja” di rumah.

“Jika melihat ibundamu sibuk, jangan sekali-kali kamu ‘ongkang-ongkang’ kaki, Sayang. Haram hukumnya santri diam saja melihat orang tuanya repot,” tegas Buya Yahya dengan nada kebapakan.

Buya meminta santri untuk “ringan tangan” dalam hal-hal kecil namun bermakna besar. Mulai dari mencuci piring bekas makan sendiri, merapikan tempat tidur segera setelah bangun, hingga menawarkan pijatan kepada ayah dan ibu.

“Jangan gengsi memijat orang tua. Gengsi itu bentuk kesombongan, dan tidak ada tempat bagi kesombongan di hati seorang santri,” tambah beliau.

Selain tenaga, santri juga wajib menjaga lisan dan ekspresi wajah. Pantang bagi santri menampakkan wajah masam (merengut) atau mengangkat suara di hadapan orang tua, apapun kondisinya. Kebahagiaan orang tua melihat perubahan akhlak anaknya adalah kunci keberkahan ilmu.

Menjadi “Guru” Tanpa Menggurui

Bagaimana cara berdakwah kepada keluarga? Buya Yahya memberikan trik jitu: jadilah teladan yang halus. Santri diminta tetap menghidupkan suasana pondok di rumah dengan menjaga wirid, dzikir, dan shalat sunnah.

Jika orang tua belum mengetahui amalan tertentu, seperti Al-Wirdullatif atau doa harian, santri diajarkan untuk menyampaikannya dengan santun.

“Ajari mereka pelan-pelan, seolah-olah kalian sedang ‘mengijazahkan’ amalan, bukan mengajari orang yang tidak tahu. Itu akan membuat hati mereka bangga dan tersentuh,” pesan Buya.

Jaga Izzah: Baju Kehormatan dan Batas Pergaulan

Khusus bagi santri putri, Buya memberikan perhatian ekstra mengenai Izzah (kehormatan diri). Godaan mode pakaian dan pergaulan di luar pondok seringkali melunturkan prinsip. Buya berpesan agar santriwati tetap istiqomah mengenakan pakaian yang menutup aurat secara sempurna (syar’i).

Lantas, bagaimana jika orang tua membelikan baju yang “kurang bahan” atau tidak syar’i? Buya memberikan solusi bijak agar tidak melukai hati orang tua:

“Terima pemberian itu, hargai mereka, tapi jangan dipakai keluar rumah. Cukup dipakai di kamar saja. Berikan pengertian pelan-pelan bahwa kalian sedang menjaga kehormatan,” tutur Buya.

Selain itu, batasan pergaulan dengan lawan jenis, termasuk sepupu dan kerabat jauh, harus tetap dijaga ketat sebagaimana saat berada di pesantren.

Wujudkan Impian Anda Memiliki Anak Shaleh-Shalehah

Melihat buah hati tumbuh dengan prestasi akademik sekaligus memiliki kedalaman akhlak adalah investasi dunia dan akhirat.

Al-Bahjah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan ekosistem yang menjaga fitrah dan menumbuhkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kini, kesempatan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri Anda telah dibuka. Bergabunglah menjadi bagian dari keluarga besar pejuang Al-Bahjah.

Sistem Pendidikan yang Menjaga Fitrah

Mungkin Anda bertanya, bagaimana konsistensi ini tetap terjaga meski anak jauh dari pengawasan guru? Rahasianya terletak pada SOP Liburan yang terstruktur dari Yayasan Al-Bahjah.

Selama masa libur hingga awal Syawal, santri Al-Bahjah menerapkan:

  • Detoks Digital: Larangan penggunaan HP dan media sosial agar santri fokus pada kualitas interaksi dengan keluarga.
  • Tontonan Berkualitas: Hanya menyimak tayangan melalui Al-Bahjah TV untuk menjaga pandangan dan hati.
  • Pendampingan Orang Tua: Wali santri berperan aktif menyimak hafalan (murojaah) dan mengontrol ibadah harian melalui lembar kegiatan harian.

Dengan bekal nasihat yang menyentuh hati dan panduan teknis yang disiplin ini, diharapkan kepulangan para santri Al-Bahjah dapat menjadi oase penyejuk bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Selamat berkumpul dengan keluarga, wahai para pejuang ilmu. Bawa pulang keberkahan, dan kembali nanti dengan semangat yang lebih membara!


Pusat Informasi: 0853-1899-6497 (Ustadz Nasrudin Abdul Matin, Humas & Pimpinan Redaksi).

Penulis

Admin & Writer, specializing in web journalism, fullstack digital marketing, branding strategy, and Islamic educational content. More: https://kontak.link/muhzadit

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesempatan Berjuang Bersama Tahfidz Al-Bahjah

    Kesempatan Berjuang Bersama Tahfidz Al-Bahjah

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 456
    • 0Komentar

    KESEMPATAN BERJUANG BERSAMA TAHFIDZ AL-BAHJAHMari bergabung bersama Tahfidz Al-Bahajah miniti jalan dakwah dengan mengajar dan mendidikPara santri para wasiat Rasulullah SAWPERSYARATAN UMUM :-Muslim/Muslimah -Laki-Laki/Perempuan-Usia Minimal 18-25-Belum menikah (Di Utamakan)-Sambung hati dengan Al Bahjah-Beraqidah Ahlusunnah Wal Jama’ah-Siap ditempatkan di cabang manapun-Memiliki komunikasi yang baik dan tidak merokok-Pernah mondok dan memiliki hafalan 15 Juz ( Di Utamakan […]

  • Reuni Akbar Al-Bahjah Tour & Travel: Menjalin Silaturahmi dan Memperkuat Semangat Dakwah

    Reuni Akbar Al-Bahjah Tour & Travel: Menjalin Silaturahmi dan Memperkuat Semangat Dakwah

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Cirebon, 1 Juni 2024 – Al-Bahjah Tour & Travel, biro perjalanan umroh dan haji ternama, menyelenggarakan Reuni Akbar pada hari sabtu 1 Juni 2024 di Hotel Radiant Gronggong Cirebon. Acara ini dihadiri oleh ribuan jamaah Al-Bahjah dari berbagai daerah di Indonesia, serta Buya Yahya dan Ust. Derry Sulaeman. Acara Reuni Akbar Al-Bahjah Tour & Travel […]

  • Santri STAI Al-Bahjah Cirebon Murojaah Al-Qur’an Di Kampus Pancalang

    Santri STAI Al-Bahjah Cirebon Murojaah Al-Qur’an Di Kampus Pancalang

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Cirebon, 07 Mei 2024 – Para santri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Bahjah Cirebon menggelar kegiatan murojaah Al-Qur’an di Kampus Pancalang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 09 Mei 2024, dan diikuti oleh seluruh santri STAI Al-Bahjah. Murojaah Al-Qur’an merupakan kegiatan membaca Al-Qur’an secara berulang dengan tujuan untuk menghafalkan dan memahami kandungannya. Kegiatan ini rutin […]

  • Menyelami Samudra Ilmu di Dauroh STAI Al-Bahjah: Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan

    Menyelami Samudra Ilmu di Dauroh STAI Al-Bahjah: Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Tasikmalaya 05 Dzulhijjah 1445/11 Juni 2024 – STAI Al-Bahjah sebagai salah satu perguruan tinggi Islam ternama di Indonesia, menyelenggarakan Dauroh di Pasir Krisik Tasikmalaya pada hari selasa 05 Dzulhijjah 1445/11 Juni 2024 ini untuk semua jurusan yang ada di STAI Al-Bahjah dengan total 400 santri mulai dari jurusan Ekonomi Syariah (Ekosy), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), […]

  • Divisi Pendidikan Pondok Pesantren Al-Bahjah Luncurkan Kuesioner Evaluasi Pendidikan 2025, Libatkan Santri Tahfidz dan Tafaqquh

    Divisi Pendidikan Pondok Pesantren Al-Bahjah Luncurkan Kuesioner Evaluasi Pendidikan 2025, Libatkan Santri Tahfidz dan Tafaqquh

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi Media
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Al-Bahjah melalui Divisi Pendidikan resmi meluncurkan Kuesioner Evaluasi Sistem Pendidikan Tahun Ajaran 1447 H/2025 M yang melibatkan santri program Tahfidz dan Tafaqquh. Kuesioner ini menjadi bagian dari evaluasi tahunan untuk mengukur efektivitas pembelajaran dan layanan pendidikan pesantren. Kuesioner tersebut dirancang sebagai sarana menjaring masukan langsung dari santri terkait proses belajar-mengajar, pembinaan karakter, serta […]

  • BROSUR A5 PSB PONTREN NEW

    SEGERA DIBUKA PENERIMAAN SANTRI BARU Divisi Pendidikan Pondok Pesantren Al-Bahjah

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 975
    • 0Komentar

    SEGERA DIBUKA PENERIMAAN SANTRI BARUDivisi Pendidikan Pondok Pesantren Al-BahjahTahun Ajaran 1446-1447 H / 2025-2026 M Kelas Tahfidz Qur’anProgram Pendidikan Pondok Pesantren Fokus pada pembelajaran materi Tahsin dan Menghafal Al-Quran. Usia 10-12 Tahun (Kelas 6 SD). Informasi : 0821-1577-9231 Kelas TafaqquhProgram Pendidikan Pondok Pesantren Fokus pada pembelajaran Syariah Fiqih, B. Arab, Nahwu & Shorof. Usia 14-22 […]

expand_less