informasi
light_mode
Trending
Beranda » Al-Bahjah TV » Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya

Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya

  • account_circle Lazuardi Ferara
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
  • visibility 1.966
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya – Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya menjawab pertanyaan seorang penanya tentang hukum melakukan hubungan intim atau jimak saat bulan puasa. Pertanyaan ini menjadi penting karena bulan puasa adalah waktu suci bagi umat Islam di mana mereka diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas lainnya dari fajar hingga senja.

Hukum Jimak Saat Puasa Menurut Pandangan Buya Yahya

Dosa Besar dan Kewajiban Kafarat

Buya Yahya menjelaskan bahwa melakukan hubungan intim, atau jimak, di siang hari bulan Ramadan adalah dilarang secara tegas. Hal ini tidak hanya mencakup aktivitas tersebut dengan istri, tetapi juga dengan orang lain. Dalam Islam, melakukan jimak di siang hari bulan puasa adalah dosa besar.

Dalam konteks ini, Buya Yahya menegaskan bahwa jika seseorang sengaja melakukan hubungan intim dengan istri di siang hari bulan Ramadan, mereka berada dalam pelanggaran serius terhadap aturan agama. Aturan ini berlaku bagi setiap orang yang berpuasa dan berada dalam keadaan sehat.

Kafarat dan Hukuman

Selanjutnya, Buya Yahya menyampaikan bahwa jika seseorang melakukan pelanggaran ini, mereka harus membayar kafarat (denda) yang ditentukan. Kafarat ini termasuk memerdekakan budak jika memungkinkan, atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Namun, jika seseorang tidak mampu melakukan kafarat tersebut, mereka harus memberi makan 60 fakir miskin sebagai gantinya.

Pentingnya Taubat dan Istighfar

Namun, Buya Yahya menegaskan bahwa kafarat yang dikenakan oleh aturan agama ini tidak dapat dianggap enteng. Bahkan jika seseorang membatalkan puasanya setelah melakukan pelanggaran tersebut, dosa besar tetap tercatat di hadapan Allah SWT.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menyoroti pentingnya taubat dan istighfar (memohon ampunan) bagi mereka yang melakukan pelanggaran tersebut. Meskipun kafarat harus dilaksanakan sesuai ketentuan agama, penting untuk memperbaiki diri dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Menjaga Kehormatan Bulan Ramadan

Dalam konteks hukum agama Islam, Buya Yahya mengingatkan umat Islam untuk menjaga kehormatan bulan Ramadan dengan tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari segala bentuk perbuatan yang dapat merusak kesucian dan kekhususan bulan yang penuh berkah ini.

Lebih detail mengenai hal ini bisa disimak melalui youtube Al Bahjah TV dibawah ini :

  • Penulis: Lazuardi Ferara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesempatan Berjuang Bersama Tahfidz Al-Bahjah

    Kesempatan Berjuang Bersama Tahfidz Al-Bahjah

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 455
    • 0Komentar

    KESEMPATAN BERJUANG BERSAMA TAHFIDZ AL-BAHJAHMari bergabung bersama Tahfidz Al-Bahajah miniti jalan dakwah dengan mengajar dan mendidikPara santri para wasiat Rasulullah SAWPERSYARATAN UMUM :-Muslim/Muslimah -Laki-Laki/Perempuan-Usia Minimal 18-25-Belum menikah (Di Utamakan)-Sambung hati dengan Al Bahjah-Beraqidah Ahlusunnah Wal Jama’ah-Siap ditempatkan di cabang manapun-Memiliki komunikasi yang baik dan tidak merokok-Pernah mondok dan memiliki hafalan 15 Juz ( Di Utamakan […]

  • Syukur Atas Capaian Gemilang, Tasyakuran Kelulusan Santri Taffaquh dan Tahfidz

    Syukur Atas Capaian Gemilang, Tasyakuran Kelulusan Santri Taffaquh dan Tahfidz

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 583
    • 0Komentar

    LPD Al-Bahjah, 03 Juni 2024 Jawa Barat – Suasana penuh haru dan bahagia menyelimuti Pondok Pesantren Al-Bahjah Pusat, Cirebon Jawa Barat, pada hari Senin 26 Dzulqadah 1445 H/03 Juni 2024. Acara tasyakuran kelulusan santri Pontren taffaquh dan tahfidz menjadi momen istimewa bagi para santri, orang tua, dan seluruh keluarga besar pondok pesantren Al-Bahjah. Sebanyak 997 […]

  • Menyelami Samudra Ilmu di Dauroh STAI Al-Bahjah: Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan

    Menyelami Samudra Ilmu di Dauroh STAI Al-Bahjah: Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Tasikmalaya 05 Dzulhijjah 1445/11 Juni 2024 – STAI Al-Bahjah sebagai salah satu perguruan tinggi Islam ternama di Indonesia, menyelenggarakan Dauroh di Pasir Krisik Tasikmalaya pada hari selasa 05 Dzulhijjah 1445/11 Juni 2024 ini untuk semua jurusan yang ada di STAI Al-Bahjah dengan total 400 santri mulai dari jurusan Ekonomi Syariah (Ekosy), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), […]

  • Menuju Bulan Penuh Cinta

    Menuju Bulan Penuh Cinta

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Tidak terasa sebentar lagi kita menyambut hari lahirnya Nabi yang paling mulia di seluruh alam semesta. Semoga dengan setitik cinta yang kita punya menjadi modal untuk meneladani akhlak mulianya dan mengamalkan sunnah-sunnahnya. Mari siapkan cinta dan rindu di hati, untuk bersholawat bersama dan mempererat ukhuwah di acara “Maulid dan Silaturahim Akbar 1446 H SATU HATI […]

  • Santri STAI Al-Bahjah Cirebon Murojaah Al-Qur’an Di Kampus Pancalang

    Santri STAI Al-Bahjah Cirebon Murojaah Al-Qur’an Di Kampus Pancalang

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Cirebon, 07 Mei 2024 – Para santri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Bahjah Cirebon menggelar kegiatan murojaah Al-Qur’an di Kampus Pancalang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 09 Mei 2024, dan diikuti oleh seluruh santri STAI Al-Bahjah. Murojaah Al-Qur’an merupakan kegiatan membaca Al-Qur’an secara berulang dengan tujuan untuk menghafalkan dan memahami kandungannya. Kegiatan ini rutin […]

  • Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 561
    • 0Komentar

    PROGRAM MUTAKHOSSIS DAN KHORIJI AL-BAHJAH TAHUN AJARAN 1445-1446 H / 2024-2025 M . Santri Mutakhossis adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untuk Putra dan Putri dengan jenjang usia 13-15 tahun. Santri Khoriji adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untukPutra dan Putri dengan jenjang usia 16 tahun ke atas. Waktu Belajar Setiap malam kecuali malam Jum’at. Mulai Pukul 18:30 sd 20:30 WIB Materi Pembelajaran 1. Akhlaq 2. Aqidah 3. Fiqih 4. Siroh Nabi 5. Al-Qur’an (Metode Tashili) Kegiatan 1. Pembiasaan Mabit 2. Hadroh 3. Safari Maulid 4. Majelis Dzikir dan Tausyiah 5. Khidmah 6. Riyadhoh 7. Rihlah Tempat Belajar : LPD Al-Bahjah Pusat Cirebon Syarat Pendaftaran 1. Mendapat Izin dari Orang tua 2. Mengisi Formulir Pendaftaran 3. FC Kartu Keluarga 4. FC KTP Orangtua 5. FC KTP Peserta (jika ada) 6. Foto 3×4 2 lembar (terbaru) • Background Biru (perempuan) • Background Merah (laki-laki) Waktu Pendaftaran 24 Dzulijjah 1445 – 24 Muharram 1446 / 1 – 31 Juli 2024  Alur Pendaftaran : […]

expand_less