informasi
light_mode
Trending
Beranda » Al-Bahjah TV » Menyambut Bulan Muharram dengan Kemuliaan dan Keutamaan

Menyambut Bulan Muharram dengan Kemuliaan dan Keutamaan

  • account_circle Yayasan Al-Bahjah
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Muharram adalah bulan yang sangat mulia dalam Islam. Sebagai salah satu dari empat bulan suci, bulan Muharram memiliki keistimewaan dan keutamaan yang patut kita hayati. Dalam video ini, Buya Yahya menjelaskan makna dan hikmah di balik bulan Muharram, serta amalan-amalan utama yang dianjurkan untuk dilaksanakan.

Bulan Muharram: Tahun Baru Hijriah

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah. Penentuan tahun baru Hijriah ini merupakan hasil keputusan Sayyidina Umar bin Khattab r.a. Beliau menginginkan umat Islam memiliki kalender tersendiri yang berbeda dari kalender yang digunakan oleh orang-orang kafir. Ini bertujuan agar umat Islam memiliki identitas dan kekhasan tersendiri.

Sayyidina Umar mempertimbangkan berbagai usulan terkait penentuan awal tahun Hijriah, seperti memulai dari bulan Maulid, Ramadan, atau Syawal. Namun, beliau memutuskan untuk menetapkan bulan Muharram sebagai awal tahun Hijriah. Salah satu alasannya adalah pada bulan Muharram, umat Islam yang telah menunaikan ibadah haji sedang kembali ke kampung halaman masing-masing. Sehingga informasi mengenai penetapan tahun baru Hijriah dapat dengan mudah disebarkan ke seluruh penjuru dunia Islam.

Kemuliaan Bulan Muharram

Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan suci (al-Asyhur al-Hurum) yang disebutkan dalam Al-Quran. Empat bulan suci tersebut adalah Zulkaidah, Zulhijah, Muharram, dan Rajab. Kemuliaan bulan Muharram juga tercermin dari hadis Nabi saw. yang menyatakan bahwa “Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Muharram”.

Selain itu, tanggal 10 Muharram atau dikenal sebagai Hari Asyura juga memiliki keistimewaan tersendiri. Pada hari ini, Nabi Musa as. dan umatnya berhasil selamat dari kejaran Fir’aun, serta Nabi Nuh as. turun dari kapalnya setelah banjir besar. Peristiwa-peristiwa penting ini menjadikan Hari Asyura sebagai hari yang sangat mulia.

Amalan-Amalan Utama di Bulan Muharram

Bulan Muharram adalah bulan yang penuh dengan keutamaan. Oleh karena itu, ada beberapa amalan utama yang dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan ini, di antaranya:

  1. Puasa Asyura – Puasa pada tanggal 10 Muharram (Hari Asyura) sangat dianjurkan. Bahkan Nabi saw. menyatakan bahwa beliau berharap dapat melaksanakan puasa Asyura pada tahun berikutnya.
  2. Puasa Tasu’a dan Asyura – Selain puasa pada tanggal 10 Muharram, puasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a) juga dianjurkan. Hal ini untuk membedakan dengan puasa yang dilakukan oleh umat Yahudi.
  3. Sedekah dan Infak – Bulan Muharram adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan sedekah dan infak, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
  4. Zikir dan Doa – Memperbanyak zikir dan doa, baik di awal maupun akhir tahun Hijriah, sangat dianjurkan. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan ampunan kepada Allah SWT.

Baca Juga : Merayakan Awal Tahun Hijriah dengan Penuh Keindahan

Menjaga Identitas Umat Islam

Salah satu hikmah penetapan tahun baru Hijriah oleh Sayyidina Umar adalah untuk membedakan umat Islam dari orang-orang kafir. Umat Islam tidak boleh ikut-ikutan merayakan tahun baru Masehi atau perayaan lainnya yang bukan berasal dari ajaran Islam.

Sebagai umat yang mencintai Rasulullah saw., kita harus bangga dengan segala sesuatu yang berasal dari ajaran Islam. Mulai dari cara makan, minum, berpakaian, hingga perayaan hari-hari besar Islam. Jangan sampai kita terjebak dalam budaya dan kebiasaan yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

Momentum bulan muharram ini menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali memperkuat identitas sebagai umat Islam. Marilah kita sambut tahun baru Hijriah dengan penuh makna dan keutamaan, serta senantiasa menjaga diri dari segala bentuk perilaku dan budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Jangan sampai anak-anak kita lebih hafal Januari, Februari daripada Muharram, Safar. Kita harus bangga dengan segala sesuatu yang datang dari Rasulullah.”
Buya Yahya

Tayangan Video YouTube : Yang harus Diketahui Muslim Berkenaan Bulan Muharram, Yuk Simak! | Buya Yahya

  • Penulis: Yayasan Al-Bahjah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STAI Al-Bahjah Cirebon dan UNPARI Jalin Kerja Sama

    STAI Al-Bahjah Cirebon dan UNPARI Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Lazuardi Ferara
    • visibility 417
    • 0Komentar

    STAI Al-Bahjah Cirebon dengan Universitas PGRI Silampari (UNPARI) Palembang sepakat untuk melakukan kerja sama Tridarma Perguruan Tinggi. Tridarma Perguruan Tinggi berupa Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Pengembangan Sumber Daya Institusi. Kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang diwakili oleh Wakil Rektor III UNPARI Drs. Sukasno, M.Pd dan STAI Al-Bahjah […]

  • Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    Penerimaan Santri Baru Program Mutakhossis Dan Khoriji Al-Bahjah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PROGRAM MUTAKHOSSIS DAN KHORIJI AL-BAHJAH TAHUN AJARAN 1445-1446 H / 2024-2025 M . Santri Mutakhossis adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untuk Putra dan Putri dengan jenjang usia 13-15 tahun. Santri Khoriji adalah santri yang pulang pergi (Non Mukim) untukPutra dan Putri dengan jenjang usia 16 tahun ke atas. Waktu Belajar Setiap malam kecuali malam Jum’at. Mulai Pukul 18:30 sd 20:30 WIB Materi Pembelajaran 1. Akhlaq 2. Aqidah 3. Fiqih 4. Siroh Nabi 5. Al-Qur’an (Metode Tashili) Kegiatan 1. Pembiasaan Mabit 2. Hadroh 3. Safari Maulid 4. Majelis Dzikir dan Tausyiah 5. Khidmah 6. Riyadhoh 7. Rihlah Tempat Belajar : LPD Al-Bahjah Pusat Cirebon Syarat Pendaftaran 1. Mendapat Izin dari Orang tua 2. Mengisi Formulir Pendaftaran 3. FC Kartu Keluarga 4. FC KTP Orangtua 5. FC KTP Peserta (jika ada) 6. Foto 3×4 2 lembar (terbaru) • Background Biru (perempuan) • Background Merah (laki-laki) Waktu Pendaftaran 24 Dzulijjah 1445 – 24 Muharram 1446 / 1 – 31 Juli 2024  Alur Pendaftaran : […]

  • Tema Hari Santri 2025 Mengiringi Kemerdekaan RI ke-80

    Hari Santri 2025: Mengawal Merdeka, Menjaga Adab

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle M. Khoiruzzadittaqwa
    • visibility 445
    • 0Komentar

    80 tahun merdeka, tapi sudahkah jiwa kita merdeka dari benci, sombong, dan hilangnya adab yang dulu dijaga para santri?

  • SMPIQU Al-Bahjah Pusat Rayakan Syukuran Khataman Kenaikan Juz Santri

    SMPIQU Al-Bahjah Pusat Rayakan Syukuran Khataman Kenaikan Juz Santri

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Cirebon, 19 Mei 2024 – SMPIQU Al Bahjah Pusat menggelar acara Tasyakuran Khataman Kenaikan Juz Santri Angkatan VII,VIII, & IX dengan penuh khidmat dan kebahagiaan. Acara ini diadakan pada hari Ahad, 19 Mei 2024, di halaman Al Bahjah Pusat. Tasyakuran ini merupakan momen istimewa bagi para santri, orang tua, dan seluruh civitas SMPIQU Al-Bahjah Pusat. […]

  • Bagaimana Menjaga Keberkahan Bisnis Tanpa Terjebak Riba?

    Bagaimana Menjaga Keberkahan Bisnis Tanpa Terjebak Riba?

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Saat ini banyak pengusaha yang tanpa sadar terlibat dalam praktik yang melanggar prinsip syariah yaitu riba. Lalu bagaimana cara menghindarinya dan tetap mendapatkan keberkahan dari Allah? Yuk, temukan jawabannya di Ngaji Online bersama Buya Yahya! 🔍 🗓 Sabtu, 16 Rabiul Akhir 1446 H/ 19 Oktober 2024🕞 Pukul 15.30 WIB📍 LIVE Via Zoom💸 GRATIS untuk UMUM […]

  • Manasik Akbar Munajat Kubro: Pengalaman Spiritual Tak Terlupakan Bersama Buya Yahya dan Umi Fairuz

    Manasik Akbar Munajat Kubro: Pengalaman Spiritual Tak Terlupakan Bersama Buya Yahya dan Umi Fairuz

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Yayasan Al-Bahjah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Cirebon, 05 Oktober 2024 M – Suasana haru dan khusyuk menyelimuti pelaksanaan Manasik Akbar Munajat Kubro yang digelar oleh Al-Bahjah Tour And Travel. Acara yang dihadiri oleh ratusan jemaah ini menjadi momen istimewa untuk memperkuat tali silaturahmi dan memperdalam ilmu untuk pelaksanaan ibadah Umroh. Kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dirasakan oleh para […]

expand_less